Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pertamax tetap tidak masuk sebagai bensin berkatagori subsidi di Indonesia.
"Pertamax memang bukan masuk katagori yang diberikan subsidi," jelas Hatta usai rapat kerja tentang pelaksanaan program pembangunan tahun 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (10/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas kita masih memberikan yang cukup besar selama ini untuk subsidi. Jadi kita tetap akan mengurangi. Kita tetap memberikan perlindungan," kata Hatta.
Jadi ke depan tidak ada lagi subsidi yang akan dinikmati orang kaya? "Masak orang kaya disubsidi," tegas Hatta.
Seperti diketahui, di Malaysia bensin yang disubsidi pemerintah kualitas oktannya adalah 95 (sejenis pertamax plus), masih ada yang beroktan 92 (sejenis dengan pertamax) di beberapa wilayah rural. Sedangkan bensin yang disubsidi pemerintah di Indonesia adalah premium yang beroktan 88.
Karena itu tak heran jika harga bensin sejenis pertamax atau pertamax plus di Malaysia jauh lebih murah dibandingkan di Indonesia.
(dnl/qom)











































