Kondisi kelistrikan di PLN Wilayah Lampung kini benar-benar kacau. Sudah berjalan dua pekan ini, masyarakat mengeluhkan terjadinya pemadaman bergilir. Tak tanggung-tanggung, pemadaman bisa terjadi minimal 3 kali dalam sehari. Pemadaman akan terjadi tanpa mengenal waktu, bisa pagi, siang, dan malam.
"Tadi pagi sekitar pukul 08:00 WIB, listrik di rumah kami padam. Listrik kembali menyala dua jam berikutnya. Dan biasanya nanti sore listrik akan kembali padam, begitu juga malam hari," kata Ny Sepriana warga Kecamatan Teluk Betung Selatan kepada detikFinance, Senin (10/01/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila dihitung dalam sehari listrik padam minimal 8 jam. Itu bisa terjadi kapan saja, bisa siang, pagi hari, atau tengah malam. Kondisi ini sunggu menjengkelkan. Tapi giliran kita telat bayar, PLN seenaknya aja buat denda ke pelanggganya. Giliran PLN melakukan pemadaman sesuka hatinya, kita pelanggan tidak diberikan hak melakukan komplain," ujar Irwansi Hasan (34) warga lainnya di Kecamatan Teluk Betung Barat.
Imbas dari pemadaman bergilir di Bandar Lampung ini jelas merusak aktivitas masyarakat atau perkantoran pemerintah. Misalnya saja, warga yang akan mengurus SIM di kantor polisi kadang terpaksa ditunda. Ini sehubungan ketika akan dilakukan ujian tertulis dengan sistem komputer, listrik secara mendadak padam.
"Kita pemilik warnet juga mengalami kerugian. Kalau sudah listrik padam, kita tidak berbuat banyak. Kalaupun ada genset di tempat kita, namun tetap saja dengan daya yang terbatas. Genset kita tidak sanggup untuk menghidupkan AC. Kalau sudah listrik padam, pelanggan warnet pun berkurang, karena mereka merasa ruangan gerah," kata Rudy Kurniawan (40) salah seorang pemilik warnet.
(cha/dnl)











































