OPEC memperkirakan permintaan minyak mentah dunia di tahun 2011 sebesar 87,32 juta barel per hari, naik 1,23 juta bph (1,43%) dibandingkan permintaan minyak di 2010. OPEC sebelumnya hanya memperkirakan kenaikan permintaan minyak global sebesar 1,37%.
"Besaran dan kecepatan pemulihan ekonomi dunia mungkin memberikan dampak yang harus dicatat pada pertumbuhan minyak global pada tahun ini," jelas OPEC dalam buletin bulanannya seperti dikutip dari AFP, Senin (17/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin di pasar Asia, minyak light sweet pengiriman Februari turun 36 sen menjadi US$ 91,18 per barel. Sedangkan minyak Brent untuk kontrak Maret naik 2 sen menjadi US$ 98,40 per barel.
Optimisme tentang proses pemulihan ekonomi global dan minat dari investor yang sedang bullish merupakan dua pemicu kenaikan harga minyak mentah dunia tanpa henti.
"Harga minyak berjangka hampir mendekati US$ 100 dan para pialang spekulan secara umum telah menjadi bullish di pasar. Ada banyak investor yang bertaruh pada percepatan pemulihan ekonomi global dan kemudian kita mendapatkan harga yang tinggi ini," ujar Victor Shum, analis dari Purvin and Gertz.
(qom/dnl)











































