Menteri Perhubungan Freddy Numberi menyatakan saat ini pihaknya masih membahas opsi untuk truk-truk berplat hitam dalam rangka melaksanakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi.
"Ini kan masih dibahas, ini kan pilihan yang harus kita ambil memang ada masalah dalam pengaturan waktu dan sebagainya jadi masih dalam pembahasan tapi kita sepakat bagi ketentuan ini tentunya sosialisasinya harus lebih baik, tidak bisa langsung dilaksanakan jadi perlu sosialisasi yang baik," ujar Freddy ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (19/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengenai truk malam dalam perencanaan. Operasionalnya setelah jam 10 pagi sampai jam berapa tapi dilihat dari waktu pembongkaran dan lanjutannya juga ada kebutuhan di lapangan yang meningkat dibandingkan ini sehingga waktu Perda-nya kan tidak disebutin," ujarnya.
Freddy menjelaskan semua opsi ada kelebihan dan kekurangannya. Namun, apapun yang akhirnya terpilih, butuh waktu sosialisasi yang cukup.
"Ini perlu sosialisasi yang baik karena semua pilihan ada plus minus. Termasuk juga ketentuan peralihan plat hitam ke kuning. Karena ini sudah merupakan pilihan dalam memperbaiki Jakarta ini tapi kita harus cari formulasi yang paling tepat dengan cara sosialisasi dengan waktu dulu," pungkasnya.
(nia/dnl)











































