Rangsang Masyarakat Pakai BBG, Pemerintah Siapkan Insentif

Rangsang Masyarakat Pakai BBG, Pemerintah Siapkan Insentif

- detikFinance
Rabu, 26 Jan 2011 13:45 WIB
Jakarta - Untuk merangsang penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk kendaraan, pemerintah menyiapkan insentif bagi masyarakat yang membeli converter kit BBG.

Ini mengingat adanya opsi alternatif untuk membeli BBG (LGV/Liquified Gas Vehicle).

Demikian disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana seusai menghadiri acara Indogas Exhibition 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk BBG, kan masih perlu SPBU-nya (SPBG) dan untuk kendaraannya masih dibutuhkan converter kit. Itu semuanya butuh investasi, dan Bappenas sedang menghitung jika ingin memberikan insentif," kata Armida.

Armida menjelaskan, jika diberikan insentif untuk converter kit, diharapkan nantinya masyarakat dapat beralih ke BBG dibandingkan BBM.

"Nanti perlu dihitung lagi berapa harganya ketimbang tidak pindah ke gas dan tetap menggunakan pertamax," ujarnya.

"Nah di Bappenas sedang dihitung keperluannya berapa dan kebutuhan investasinya untuk converter kit berapa harganya. Supaya menjadi insentif bagi pemilik kendaraan untuk bisa berpindah. Nah ini dalam kajian dengan mengambil referensi ke India. Jadi opsi ini masih kita usahakan untuk dikembangkan," ujar Evita.

Armida menyampaikan, gas alam dari ketersediaan memiliki banyak cadangannya di Indonesia. Namun untuk pengembangannya masih dibutuhkan infrastruktur dan investasi.

"Kalau sekarang kan pengembangan untuk elpiji sudah, nah sekarang yang kita kembangkan gas untuk sektor transportasi dan industri. Kalau sektor transportasi ini kaitannya dengan bahan bakar gas (BBG) termasuk transportasi publik dan kendaraan pribadi karena harga relatif lebih murah dan dia bersih dan juga clean energy, tapi kita masih  membutuhkan investasi dari sisi infrastrukturnya," ungkap Armida.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads