Pada perdagangan Jumat (28/1/2011), minyak light sweet pengiriman Maret turun 49 sen menjadi US$ 85,15 per barel. Minyak Brent pengiriman Maret juga turun 2 sen menjadi US$ 97,37 per barel.
Laporan mengenai Arab Saudi yang dikabarkan memompa minyak lebih banyak juga memicu koreksi lanjutan pada harga minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media-media di China melaporkan bahwa pada bulan ini, suku bunga dapat dinaikkan sekitar awal Februari atau berdekatan dengan tahun baru China, guna melawan lonjakan inflasi pada semester I-2011 ini.
Harga minyak memang telah dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti data ekonomi yang kurang baik yakni seputar klaim pengangguran yang lebih tinggi dan data pemesanan barang-barang tahan lama yang turun. Termasuk juga kabar dari penurunan peringkat Jepang oleh Standard & Poor's.
(qom/qom)











































