Pertamax Lebih Mahal dari Shell, Pertamina Tak Khawatir

Pertamax Lebih Mahal dari Shell, Pertamina Tak Khawatir

- detikFinance
Rabu, 02 Feb 2011 15:58 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengaku tidak khawatir ditinggal konsumen meskipun harga pertamax lebih mahal ketimbang BBM yang dijual Shell. Sejak 1 Februari 2011 Pertamina menaikkan harga pertamax menjadi Rp 8.050 per liter, sedangkan Shell mulai hari ini menaikkan harga BBM-nya jenis super menjadi Rp 7.950 per liternya.

"Itu tidak masalah buat kita. Mereka kan yang mengekor harga kita," ujar VP Corporate Communication Pertamina M. Harun ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (2/2/2011).
Β 
Harun menjelaskan, Shell bisa mengeluarkan harga jual BBM lebih murah ketimbang pertamax karena menggunakan stok lama. Sedangkan Pertamina untuk selalu menggunakan stok baru untuk pertamax.

"Mereka pakai stok lama, sedangkan kalau kita kan stok mengalir terus," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kualitas kita kan juga tidak bisa disamakan dengan mereka. Kalau pertamax kan pakai injeksi aditif khusus untuk penyempurnaan pembakaran dan juga membersihkan engine (mesin)," kata Harun.

Sementara ketika ditemui di Gedung DPR, Satya W. Yudha mengatakan adanya perbedaan harga ini tidak bisa mempengaruhi Pertamina untuk menekan harga Pertamax lebih murah ketimbang Shell.

"Tak bisa jika menekan harga pertamax, karena kan komponen impor HOMC Pertamina untuk Pertamax itu 50% sendiri,” ucap Satya.

Satya menjelaskan, kalau impor High Octane Mogas Component (HOMC) itu antara masing-masing perusahaan berbeda.

"Mungkin untuk Shell atau Petronas sudah memiliki long term contract, sehingga harga untuk HOMC bisa sedikit ditekan," jelasnya.

"Ini bukan berarti masalah tidak efisien, karena dalam menentukan komponen harga itu komponennya jelas," tambah Satya.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads