"Memang kita harus mencermati betul situasi harga minyak, karena kenaikan harga minyak satu dolar itu, walaupun akan meningkatkan penerimaan negara, tapi juga mempengaruhi, tidak hanya subsidi yang membengkak. Harga minyak akan selalu berhubungan dengan sektor-sektor lain, yang bisa juga mendorong inflasi," tutur Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (4/2/2011).
Hatta menganggap kenaikan harga minyak dunia ini hanya sesaat dan bukan diakibatkan situasi krisis yang terjadi di Mesir. Menurutnya, Mesir bukanlah penghasil minyak, sehingga tidak akan banyak mempengaruhi kenaikan harga minyak dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun demikian, kita tetap mewaspadai. Kita selalu rapat kordinasi dengan BI, selalu sebulan sekali. Terutama kita menjaga betul inflasi," ungkap Hatta.
Pemerintah pun juga berkomitmen untuk bisa menahan laju inflasi karena kenaikan harga minyak dunia dan kenaikan harga pangan yang terjadi.
"Kita bersyukur pangan sudah mulai turun. Minggu-minggu kemarin, sebentar lagi akan panen raya. Kita harapkan akan terjadi deflasi pada pangan, pada bulan-bulan ini, atau bulan-bulan depan," tukas Hatta.
(dnl/qom)











































