Pertamax Mahal, Konsumsi Premium Januari Capai 1,98 Juta Kiloliter

Pertamax Mahal, Konsumsi Premium Januari Capai 1,98 Juta Kiloliter

- detikFinance
Selasa, 08 Feb 2011 12:20 WIB
Pertamax Mahal, Konsumsi Premium Januari Capai 1,98 Juta Kiloliter
Jakarta - Tingginya harga pertamax yang saat ini mencapai Rp 7.950 per liter, tak bisa dipungkiri membuat konsumen beralih menggunakan premium lagi. Di Januari 2011, konsumsi premium mencapai 1.987.048 kiloliter (KL).

Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Tubagus Haryono, melalui pesan singkatnya kepada detikFinance, Jakarta (8/2/2011).

"Kenaikan (konsumsi) pada Januari 2011 dibandingkan dengan Januari 2010, diakibatkan karena adanya tingkat pertumbuhan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi, dengan rata-rata pertumbuhan 6%, sedikit banyak karena pertamax naik, tapi belum dihitung elastisitasnya berapa persen," tutur Tubagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bedasarkan data Pertamina yang belum diverifikasi BPH Migas, realisasi konsumsi BBM subsidi Januari 2011 dibandingkan Januari 2010 memperlihatkan kenaikan sebagai berikut:

Januari 2011

  • Premium: 1.987.048 KL
  • Minyak Tanah: 162.967 KL
  • Solar: 1.110.153 KL
  • Total: 3.260.167 KL
Januari 2010
  • Premium: 1.816.409 KL
  • Minyak Tanah: 239.299 KL
  • Solar: 1.017.293 KL
  • Total: 3.073.001 KL
Kenaikan Januari 2011 vs Januari 2010:
  • Premium: 9,39%
  • Minyak Tanah: -31,90%
  • Solar: 9,13%
  • Total: 6,09%
Sementara jika dibandingkan dengan konsumsi BBM subsidi di Desember 2010, konsumsi di Januari 2011 menurut Tubagus masih lebih rendah.

"Di bulan Desember 2010, terjadi permintaan BBM subsidi yang tinggi, khususnya Premium, karena adanya hari libur dan hari besar keagamaan," kata Tubagus.

Tubagus menjelaskan, konsumsi BBM bersubsidi Januari 2011 dibandingkan Desember 2010 terjadi penurunan sebesar 1,13% untuk premium, turun 3,68% untuk minyak tanah, turun 4,58% untuk solar.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads