SPBU di Perbatasan Jabodetabek Terancam Diserbu Konsumen

Pembatasan Premium

SPBU di Perbatasan Jabodetabek Terancam Diserbu Konsumen

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Selasa, 08 Feb 2011 16:12 WIB
Jakarta -

Mulai April 2011 mobil pribadi pelat hitam di Jabodetabek bakal dilarang memakai premium dan solar. Sebanyak 26 SPBU di wilayah perbatasan Jabodetabek terancam diserbu konsumen karena masih bebas menjual premium untuk mobil pelat hitam.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi dalam rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

"Seandainya kebijakan pembatasan BBM subsidi disetujui DPR, ada 26 SPBU yang akan diserbu di perbatasan luar Jabodetabek karena mereka masih boleh berjualan premium," kata Eri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 26 SPBU tersebut, sebanyak 12 SPBU berlokasi di Tangerang (Balaraja), 5 SPBU di Serang, 2 SPBU di Bogor, 1 SPBU di Sukabumi, 4 SPBU di Bekasi (Lemah Abang), dan 2 SPBU di Karawang (Teluk Jambe).

Karena itu, Eri menyampaikan perlunya pengamanan yang ketat dari pihak kepolisian di awal pelaksanaan pembatasan BBM subsidi tersebut. Pedagang-pedagang eceran premium harus ditangkap dan ditindak tegas.

"Perlu ada pengamanan selama sebulan untuk pengamanan pelaksanaan tersebut. Butuh 2.000 aparat pengawas yang legal dari pemerintah. Pada 1 April kami minta ada pengawas khusus pokoknya," cetus Eri.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads