Pengusaha Batubara Tak Mau Jual Murah Batubara ke PLN

Pengusaha Batubara Tak Mau Jual Murah Batubara ke PLN

- detikFinance
Rabu, 09 Feb 2011 17:18 WIB
Jakarta - Produsen batubara dalam negeri tak mau disuruh menjual harga batubara dengan harga miring ke PLN di tengah tingginya harga batubara internasional. Hanya 1 perusahaan yang mau memakai harga acuan batubara yang ditetapkan pemerintah.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat tentang hasil rapat soal pembangkit listrik di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (9/2/2011).

"Pemasok batubara ke PLN ingin harga lebih tinggi daripada harga acuan, hanya satu perusahaan yang mau memakai Harga Acuan Batubara (HAB). Yang lain minta HAB plus sekitar 20% karena ingin mengikuti harga pasar," tutur Yopie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai jalan keluar, pemerintah mempertimbangkan untuk meminta jatah batubara dalam bentuk natura sehingga tak terganggu harga," imbuh Yopie.

Wakil Presiden Boediono meminta masalah harga batubara untuk pasokan PLN ini harus selesai pada Maret 2011 lewat koordinasi Menteri ESDM.

Sebelumnya, PLN mengeluhkan soal tingginya harga batubara yang mengancam rencana efisiensi mereka. Karena tingginya harga batubara membuat ongkos produksi listrik tak jauh beda dengan menggunakan BBM.

Selain itu dalam rapat di Wapres juga dibahas soal masalah di proyek pembangkit listrik 10 ribu MW yang membutuhkan batubara kalori tinggi. Sementara PLN umumnya memakai batubara berkalori rendah.

"Solusinya adalah pencampuran (blending) batubara. Solusi lain, memasang dryer untuk mengurangi kadar air. Upaya ini sudah ujicoba di Bekasi dan akan dilanjutkan dalam skala lebih besar ke Labuan," jelas Yopie.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads