Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar ketika ditemui di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (10/2/2011).
"Jadi saya sudah bertemu pimpinan DPR untuk menyampaikan rencana PMN sekitar Rp 20 triliun ke PLN," kata Mustafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana suntikan ini kebanyakan untuk keperluan investasi PLN. Mudah-mudahan bisa masuk tahun ini juga. Kita inginnya cepat dan DPR menyambut baik," tutur Mustafa.
Menurut Mustafa, suntikan dana ini sangat besar urgensinya untuk menambah pasokan listrik PLN dan mengurangi pemadaman.
"PMN ini sesuatu yang wajar dan sangat penting urgensinya," tukas Mustafa.
(dnl/qom)











































