Saat ini ternyata masih banyak wilayah di Sumatera yang kondisi listriknya masih dihantui pemadaman. Untuk Asahan ada dua kecamatan yang sering dilanda pemadaman, yakni Kecamatan Bandar Pulau dan Kecamatan Aek Songsongan.
Padahal di dua kecamatan ini terdapat bendungan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Sigura-gura yang aliran listriknya bisa membangkitkan PT Alumunium Indonesia (Inalum).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa dibayangkan betapa repotnya masyarakat di kedua kecamatan itu, bila pemadaman listrik bisa sampai 10 kali dalam sehari. Baik pagi, siang, maupun malam hari, terus menerus pemadaman listrik terjadi. Padahal kondisinya tidak ada hujan atau adanya perbaikan jaringan.
"Kondisi seperti ini bukan kali ini saja terjadi. Kondisinya sudah bertahun-tahun lamanya tidak ada perhatian dari pihak PLN," kata Syamsul.
Masih menurut warga di sana, dua hari yang lalu malah listrik mati total dalam sehari. Dan kondisi listrik padam total ini bukan hal yang aneh di kedua kecamatan tersebut. Kondisi pemadaman yang tak karuan itu masyarakat hanya bisa pasrah dengan keadaan yang ada.
"Kita heran kenapa listrik di tempat kami lebih banyak matinya dari pada hidupnya. Padahal kampung kami ini daerah pembangkit PLTA terbesar di Sumatera. Namun kondisi kami kelistrikan kami paling parah di Sumatera Utara ini," keluh Suhatman warga lainnya.
(cha/dnl)











































