Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh ketika membuka acara Workshop on Progress of The Study for Promoting Practical Demand Side Management Program in Indonesia, yang dilaksanakan di Hotel Intercontinental, Jakarta (10/2/2011).
"Kami optimis dengan upaya sendiri dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 26% sesuai dengan komitmen Presiden pada G-20 Pittsburgh. pengurangan emisi dapat ditekan sampai 41% jika ada dukungan dari internasional," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Dirjen EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) Kementerian ESDM Luluk Sumiarso menyampaikan sampai 2025 nanti pemerintah berusaha untuk menekan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 33%.
"Ditargetkan pengurangan 33% konsumsi energi guna mewujudkan target tersebut pemerintah mewacanakan peningkatan peranan EBT di 2025 menjadi 25% dari target awal 17%, maka itu target penggunaan EBT nantinya kita rencanakan untuk ditingkatkan hingga 25%," tukas Luluk.
(nrs/dnl)











































