"Di kota Pontianak saat ini lagi ramai, yang antri BBM bensin premium, ada SPBU yang sudah tutup karena kehabisan. Penyebabnya Kamis malam ada kapal yang tabrakan dan tenggelam di Muara Jungkat sehingga menghalangi masuk-keluarnya kapal lain, termasuk kapal pengangkut BBM," kata Edy salah satu pembaca detik.com melalui fasilitas info anda, Minggu (13/2/2011).
Pihak PT Pertamina (Persero) melalui VP Corporate Communication Mochammad Harun membenarkan kejadian itu. Pertamina kini tengah melakukan upaya distribusi BBM dengan pengiriman dari kapal ke kapal (ship to ship) untuk menyuplai pasokan BBM di Pontianak dan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harun mengatakan pendistribusian BBM harus tetap dilakukan agar suplai BBM di Pontianak kembali normal. Saat ini, kata dia, persedian BBM di depo Pontianak sudah menipis sehingga perlu upaya pengontrolan suplai agar tidak terjadi kekosongan BBM.
"Hari ini suplai belum normal, kita tak menghendaki kondisi seperti ini. Saya minta Pelindo untuk mempercepat evakuasi kapal karam itu, agar kita segera masuk. Kita sedang bongkar 500 kilo liter premium," jelasnya.
(hen/wep)











































