Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Elan Biantoro dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (16/2/2011).
"Potensi gas yang ditemukan cukup signifikan," kata Elan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laju alir ini didapat dari uji kandungan lapisan (drill-stem tests) di tiga zona, yakni kedalaman 4.306-4.310 meter dengan laju alir 23 MMSDFD, 4.253-4.269 meter dengan 41 MMSCFD, dan 4.233-4.243 meter dengan laju alir 36 MMSCFD," lanjut Elan.
Kemudian, dia mengatakan, potensi gas ini masih terus dikaji dan masih diperlukan adanya kegiatan eksplorasi lainnya untuk memastikan besarnya cadangan migas di blok tersebut.
"Tahun lalu, Genting telah melakukan survei seismik dua dimensi (2D) sepanjang 1.647 kilometer (km). Untuk tahun ini, Genting Oil juga akan melakukan survei seismik tiga dimensi (3D) dan pemboran empat sumur eksplorasi," ujar Elan.
(nrs/dnl)











































