Libya Memanas, Harga Minyak 'Loncat' Lagi

Libya Memanas, Harga Minyak 'Loncat' Lagi

- detikFinance
Senin, 21 Feb 2011 13:22 WIB
Libya Memanas, Harga Minyak Loncat Lagi
Singapura - Harga minyak mentah dunia kembali melonjak seiring memanasnya suhu politik di Libya. Hal itu langsung meningkatkan lagi kekhawatiran investor seputar menyebarnya krisis serupa setelah yang terjadi di Tunisia dan Mesir.

Pada perdagangan Senin (21/2/2011) di pasar Asia, harga minyak Brent pengiriman April melonjak hingga 1,13 dolar menjadi US$ 103,65 per barel. Minyak light sweet pengiriman Maret naik 1,17 dolar menjadi US$ 87,37 per barel.

"Kedua harga benchmark itu benar-benar menanjak pagi ini. Pemicu utama sebenarnya adalah aksi demi di Timur Tengah," ujar Victor Shum, analis senior dari perusahaan konsultan energi Purvin and Gertz seperti dikutip dari AFP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, kerusuhan yang terjadi di Libya yang merupakan negara anggota OPEC meningkatkan kekhawatiran ketidakstabilan akan menyebar ke negara-negara kunci penghasil minyak di Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Libya adalah anggota OPEC dan meskipun produksi minyak Libya tidak signifikan secara basis global, namun ini benar-benar ancaman yang dekat dengan pemasok utamg minyak dunia, terutama di Timur Tengah dan Afrika Utara," imbuh Shum.

Situasi di Libya saat ini semakin tak terkendali. Para demonstran telah menguasai sejumlah pangkalan militer, senjata dan tank-tank tempur. Putra pemimpin Libya, Muammar Khadafi, Saif al-Islam Gaddafi pun mengingatkan, perang saudara di negeri itu akan menghancurkan kekayaan minyak Libya. Puluhan orang dikabarkan tewas karena situasi yang semakin memanas itu.

(qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads