Ada lima SPBU yang ditunjuk pemerintah untuk pelaksanaan kebijakan tersebut. Kelima SPBU itu adalah SPBU di Jatinegara, SPBU di Jatinegara Kecil, 2 SPBU di Matraman, dan SPBU Kramat Raya.
Seorang petugas di SPBU 34 Matraman bernama Sutrisna mengatakan, pihak SPBU tempatnya bekerja belum mengetahui bagaimana mekanisme pembatasan pembelian BBM subsidi oleh angkot tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Operasional SPBU itu M. Amir mengatakan, pihaknya sudah memberikan info ke Pertamina untuk konsumsi BBM subsidi angkot per hari. "Biasanya per hari, angkot itu di sini membeli 3.000 liter," jelas Amir.
Amir juga tak tahu kabar soal pembatasan pembelian BBM subsidi untuk angkot benromor M-01. "Sekarang kita tak tahu mekanismenya. Lalu pencatatan pembatasannya seperti apa, kita juga tidak tahu. Tapi kalau soal kesiapan, kita siap," tegas Amir.
Seperti diketahui, hari ini pemerintah melakukan uji coba pembatasan BBM terhadap angkot M-01 jurusan Kampung Melayu-Senen. Seluruh angkot M01 ini ditempeli stiker khusus bertuliskan 'Uji Coba Subsidi BBM'.
Masing-masing sopir angkot ini diberi jatah untuk membeli BBM subsidi 30-40 liter per hari. (dnl/hen)











































