Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/2/2011).
"Kalau ditunda akan memberikan tekanan subsidi Rp 3-5 triliun dalam setahun," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari Kemenkeu adalah menjadwalkan adanya pembatasan ini. Jadi program BBM subsidi tidak lebih dari 38 juta KL," jelas Agus.
Penundaan kebijakan yang dilontarkan sebelumnya oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa adalah karena kajian yang belum matang.
"Yang jelas, komitmen kita yang berhak menerima subsidi adalah masyarakat berpenghasilan rendah, karena saat ini justri banyak masyarakat menengah ke atas yang menerima itu," Kata Agus.
Agus mengatakan, saat ini pemerintah memang sangat waspada dengan krisis politik di Timur Tengah yang terus mendongkrak harga minyak dunia. Apalagi produksi atau lifting minyak mentah Indonesia masih melempem. (dnl/qom)











































