Timteng Krisis, RI Bisa Impor Minyak dari Malaysia

Timteng Krisis, RI Bisa Impor Minyak dari Malaysia

- detikFinance
Kamis, 24 Feb 2011 20:50 WIB
Jakarta - Gejolak politik yang terjadi di kawasan Timur Tengah seperti di Libya saat ini bisa membuat pasokan minyak mentah Indonesia terganggu. Karena itu Pertamina mengkaji sumber lain salah satunya Malaysia.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/2/2011).

"Pertamina kemungkinan jika kondisi makin para di Libya dan Timteng yang bisa menolong Malaysia, karena dia masih punya produksi yang belum terpakai. Kapasitas produksi mereka lebih besar daripada konsumsinya," tutur Karen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Malaysia, Korea Selatan juga menjadi opsi Pertamina soal pasokan impor minyak mentah ini. Karena cadangan stok minyak mentah Korsel cukup banyak, cukup untuk 3 bulan.

"Kenapa Korea bisa bantu? Karena mereka punya buffer stock 3 bulan," jelas Karen.

Di tempat yang sama, VP Corporate Communication Pertamina M. Harun mengatakan, pasokan impor minyak mentah Indonesia dari Timur Tengah jumlahnya mencapai 200 ribu barel atau 50% dari total impor minyak mentah yang mencapai 400 ribu barel.

"Kalau misalnya mau mengambil dari Malaysia, pemerintah harus melakukan negosiasi secara g to g (antar pemerintah). Tapi pasokan sejauh ini masih aman. Kalau ada titik krusial di mana pasokan terhambat, pemerintah bisa minta dari KKKS (kontraktor minyak dalam negeri)," tukas Harun.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads