Walah, 70% Subsidi Listrik Dinikmati Pelanggan Kaya

Walah, 70% Subsidi Listrik Dinikmati Pelanggan Kaya

- detikFinance
Sabtu, 26 Feb 2011 15:58 WIB
Jakarta - Pemerintah pusing karena anggaran subsidi terus melonjak, namun pelaksanaannya tak tepat sasaran. Dari dana subsidi listrik di 2010 sebesar Rp 57 triliun, ternyata 70% dinikmati pelanggan rumah tangga 'kaya' dengan daya di atas 400 VA.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam acara closing dinner dalam rangka penutupan Investor Summit bersama pimpinan media, di Rumah Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (25/2/2011) malam.

"Sebesar 70% dari subsidi listrik dinikmati oleh pelanggan di atas 400 VA," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengatakan, baru 30% anggaran subsidi tetap sasaran, yang diperuntukkan bagi pelanggaran listrik rumah tangga dengan daya di bawah 400 VA.

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengajak para pimpinan media agar terus kritis akan penggunaan dana subsidi yang membebankan APBN. Di mana sejak 2009, beban subsidi pada APBN Rp 185 triliun dan tahun ini telah meningkat hingga Rp 211 triliun.

"Listrik (subsidi) tahun 2003 Rp 3 triliun, di 2010 Rp 57 triliun. Kalau orang punya power plant, selalu konsolidasi sama buku PLN. Harus pakai jaminan pemerintah, 10 MW pakai jaminan," paparnya.

Belum lagi, kata Agus, subsidi BBM yang jumlahnya hampir mencapai Rp 80 triliun, atau tepatnya Rp 79,69 triliun harus dikurangi karena terus menghimpit anggaran pemerintah. Apalagi selama ini penyalurannya tidak tepat sasaran.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads