Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam acara closing dinner dalam rangka penutupan Investor Summit bersama pimpinan media, di Rumah Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (25/2/2011) malam.
"Sebesar 70% dari subsidi listrik dinikmati oleh pelanggan di atas 400 VA," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Agus mengajak para pimpinan media agar terus kritis akan penggunaan dana subsidi yang membebankan APBN. Di mana sejak 2009, beban subsidi pada APBN Rp 185 triliun dan tahun ini telah meningkat hingga Rp 211 triliun.
"Listrik (subsidi) tahun 2003 Rp 3 triliun, di 2010 Rp 57 triliun. Kalau orang punya power plant, selalu konsolidasi sama buku PLN. Harus pakai jaminan pemerintah, 10 MW pakai jaminan," paparnya.
Belum lagi, kata Agus, subsidi BBM yang jumlahnya hampir mencapai Rp 80 triliun, atau tepatnya Rp 79,69 triliun harus dikurangi karena terus menghimpit anggaran pemerintah. Apalagi selama ini penyalurannya tidak tepat sasaran.
(wep/dnl)











































