SPBU di Binjai Kalbar Jual Premium Rp 6000/Liter

SPBU di Binjai Kalbar Jual Premium Rp 6000/Liter

- detikFinance
Minggu, 27 Feb 2011 13:54 WIB
Jakarta - Langkanya pasokan premium khususnya di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) membuat SPBU harus menjual harga lebih mahal dari ketentuan. Jika terbukti, pihak Pertamina akan menindak para SPBU nakal ini.

"Bensin eceran di Sintang mencapai Rp 10.000 per liter bahkan di SPBU Kecamatan Binjai Hulu dijual Rp 6000 per liter untuk sepeda motor yang pada hari itu mengisi dua kali. Banyak pengantri dari Sintang yang datang ke SPBU KecamatanΒ  Binjai," kata Mulyadi salah satu pembaca detikcom melalui fasilitas info anda, Minggu (27/2/2011)

Ia mengatakan bahwa saat ini sudah menjadi rahasia umum para pengantri yang menggunakan mobil penuh harus memberi uang sopoi, rokok, minum kepada petugasΒ  SPBU. Meskipun menurutnya hal itu bukan suatu maalah, yang penting baginya bisa mendapatkan BBM meski dengan harga tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan para pengantri berani menawar dengan harga Rp 6500Β  per liter, sehingga hampir tiap hari selalu terjadi keributan baik antaraΒ  pengantri maupun dengan para petugas sehingga orang yang sekedar mengisiΒ  tangki dua sampaiΒ  tiga liter tak terlayani dengan baik. Yah mungkin para petugas juga tergiur dengan keuntungan per liter dari pengantri belum lagi dapatΒ  tips nya juga lumayan," katanya.

Sementara itu VP Corporate Communication PT Pertamina (persero) Mochammad Harun menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas bagi SPBU yang kedapatan menjual harga BBM diatas dari yang ditetapkan perseroan. Menjual BBM diluar yang ditetapkan merupakan suatu pelanggaran apapun alasannya.

"Kalau SPBU tidak dibenarkan menjual diatas harga yang telah ditetapkan apapun alasannya, kalau memang ada yang melakukan itu kita akan berikan sanksi tegas termasuk kalau pelanggaran nya berat akan diambil alih pengelolaan SPBU-nya, kita akan cek atau investigasi laporan tersebut," katanya saat dikonfirmasi.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads