Timteng Krisis, RI Sukses Impor Minyak 5 Juta Barel

Timteng Krisis, RI Sukses Impor Minyak 5 Juta Barel

- detikFinance
Senin, 28 Feb 2011 14:16 WIB
Jakarta - Meskipun saat ini kondisi Timur Tengah sedang terjadi krisis politik, namun Indonesia masih berhasil mendapatkan pasokan impor minyak sebanyak 5 juta barel di Februari 2011.

Demikian disampaikan oleh Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Soetomo ketika ditemui di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta (28/2/2011).

"Impor tidak terganggu secara signifikan, kita kan banyak impor dari wilayah dari Saudi dan Singapura, memang ada pengaruhnya tapi sedikit," ujar Djaelani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai sekarang masih aman pokoknya, jadi kami tetap mempertahankan stok. Kilang juga tetap beropreasi dan stok cukup, itu yang kami lakukan. Untuk sementara ini, kami belum dapat kendala dari kawan-kawan, semuanya masih baik-baik saja," katanya.

Apabila memang krisis di Timur Tengah mengganggu stok impor minyak, Djaelani mengatakan Indonesia mempunyai kerjasama dengan Vietnam dan Malaysia untuk memenuhi stok minyak dalam negeri.

Sebelumnya Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan Indonesia mempertimbangkan impor minyak dari Malaysia atau Korea Selatan jika stok dari Timur Tengah khususnya Libya terganggu.

"Kita ada kerjasama dengan Vietnam dan Malaysia. Jadi nanti supaya bisa saling mengisi," singkat Djelani.

Dikatakan Djaelani, sampai saat ini Pertamina terus mempertahankan stok BBM yang dimiliki untuk persediaan selama 22 hari.

Sedangkan untuk tambahan pasokan yang berasal dari impor, Djaelani mengatakan tidak ada lonjakan ataupun tambahan pasokan dari impor. "Kita impor lima juta barel, itu normal saja,Β  kan tidak ada lonjakan kebutuhan," katanya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads