Demikian disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN, Nasri Sebayang, Jakarta (3/3/2011).
"Investasi hampur US$ 3 miliar, target selesainya itu tahun 2016 dengan kapasitas 2x1.000 MW. Maret nanti jadwal pemasukan penawaran, masih ada finishing touch dulu, kita nggak mau memaksakan," kata Nasri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"'Nanti investor banyak dari asing tapi partnernya dari dalam negeri. Ada dari Eropa, Jepang, Korea, dan China," katanya.
"Untuk bahan bakarnya, akan menggunakan batubara. Kalau 1.000 MW berarti sekitar 3,5 juta ton jadi totalnya 7 juta ton. Tapi kan belum sekarang, operasinya kan direncanakan 2016," lanjutnya.
Nasri menambahkan bahwa ini proyek besar, jadi segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang dan tidak boleh terburu-buru.
Dirinya mengatakan, nantinya untuk masalah lokasi pembangunan akan diserahkan kepada pemenang tender. "Kita berikan pilihan kepada mereka, itu di Jawa Tengah, ada empat lokasi yang bisa dipilih," jelas Nasri.
(nrs/dnl)











































