Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan, akibat pencurian pipa tersebut, sebanyak 30 barel minyak mentah tumpah. Namun Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Field Cepu melakukan upaya melokalisir dan membersihkan tumpahan minyak.
"Hingga saat ini, tim Pertamina EP berhasil mengangkat sekitar 90% dari tumpahan minyak tersebut," ujar Agus dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (4/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyikapi kejadian ini, Pertamina EP sangat menyayangkan dan mengecam keras perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pihak yang melakukan pencurian pipa minyak Pertamina," tegas Agus.
Tumpahan minyak terjadi pada Kamis (3/3/2011) di desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pelaku pencurian melakukan pemotongan dan pencurian pipa minyak Pertamina EP sepanjang 4 meter.
Pipa tersebut adalah trunk line 4 inchi pada kilometer 6 yang menghubungkan antara Nglobo dan Cepu.
(dnl/qom)










































