Pertamina Klaim Stok BBM di Pekanbaru Sudah Aman

Pertamina Klaim Stok BBM di Pekanbaru Sudah Aman

- detikFinance
Senin, 07 Mar 2011 17:19 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan pasokan BBM di Riau  hari ini sudah aman. Perusahaan minyak BUMN tersebut juga berharap agar masyarakat tak panik.

Demikian disampaikan oleh  VP Corporate  Communication Pertamina Mochammad Harun dalam siaran pers yang diterima detikFinance,  Jakarta, Senin  (7/3/2011).

“Stok hari ini di Depot Siak dalam jumlah yang cukup aman, yaitu Premium  dengan jumlah 2939 KL dan Solar sebanyak 2000 KL,” katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harun mengatakan, pasokan BBM akan ditambah di Depot Siak hari ini pada  pukul 15.00 WIB melalui Tanker Towo Aryo dengan muatan Premium 1600 KL. Keesokan harinya Tanker AP 25 dengan muatan Premium 1400 KL dan Tanker  Birdie dengan muatan Solar 1200 KL segera menyusul.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panic buying, belilah dengan  seperlunya, mengingat ketersediaan stok BBM sudah kembali normal.  Antrian yang terjadi kemarin merupakan efek dari kejadian gangguan pada  pekan lalu, jadi sampai saat ini seberapapaun BBM yang kami salurkan ke  SPBU menjadi cepat habis,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa, pihak Pertamina telah berkoordinasi  dengan pihak terkait dalam hal pemulihan layanan BBM ke SPBU. Intinya,  lanjut Harun, pasca gangguan operasi pasokan BBM ke wilayah Riau,  Pertamina terus menerus mengoptimalisasikan pasokan BBM khususnya  Premium ke seluruh SPBU yang ada di Riau.

Seperti diketahui, pada minggu lalu terjadi gangguan di Depot Sei Siak  yang normalnya mensuplai BBM ke SPBU di Pekanbaru dan sekitarnya  mengalami keterlambatan pasokan dari kapal tanker dari kilang hari  Jum’at lalu. Hal tersebut mengakibatkan langkanya pasokan BBM di wilayah  tersebut dan antrean pun tidak terhindarkan.

Sejauh ini, seperti yang dikatakan Harun, Pertamina terus berupaya  melakukan pengalihan suplai pont dari Terminal Teluk Kabung di Padang  melalui jalur darat dengan mobil tangki sejak Jumat lalu. Kemudian  pengalihan lainnya juga melalui suplai point dari terminal Tanjung Uban  Kepri melalui jalur laut dan sungai dengan tanker pada Sabtu lalu.  Ditambah pula dengan pengalihan mobil tangki muatan Solar ke Premium  sebanyak lima unit.

“Depot juga dibuka lebih lama, bahkan 24 jam dan mengoptimalkan mobil  tangki. Dan pada minggu kemarin, telah dilayani kebutuhan Premium
sebanyak 1600 KL (peningkatan 60% dari kebutuhan normal),” tambahnya.

(nrs/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads