Pertamina: Konsumen Itu Raja, Tak Bisa Disuruh Pakai Pertamax

Pertamina: Konsumen Itu Raja, Tak Bisa Disuruh Pakai Pertamax

- detikFinance
Selasa, 08 Mar 2011 12:53 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengatakan, selama belum ada aturan larangan yang jelas, pihak SPBU tidak bisa menyuruh konsumen menggunakan pertamax. Selama premium belum diharamkan, konsumen bebas membeli.

Demikian disampaikan VP Corporate Communication Pertamina M. Harun kepada detikFinance, Selasa (8/3/2011).

"Kita terus menawarkan pertamax ke konsumen. Itu kita lakukan secara sukarela, tapi dampaknya tak banyak ke konsumsi premium. Pokoknya yang pasti Pertamina tetap mengarahkan untuk beli pertamax. Tapi di SPBU, konsumen itu raja, jadi nggak bisa kita suruh-suruh juga," tutur Harun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan, untuk menyadarkan orang kaya bermobil mewah agar tidak menyedot subsidi BBM yang harusnya untuk orang tak mampu, pemerintah bakal memerintahkan petugas SPBU untuk tak menawarkan premium kepada pengendara mobil mewah.

Namun Harun mengatakan, hal ini sudah dilakukan oleh petugas SPBU selama ini.

"Kalau menawarkan pasti kita suruh. Lagipula beli premium tidak diharamkan, jadi kalau mau beli mau bagimana? Kita harus mengacu ke aturan, kalau ada aturan jelas baru bisa," jelasnya.

Harun mengatakan, lebih baik saat ini pemerintah tegas menentukan kebijakan apa yang akan diambil untuk menahan laju kenaikan subsidi BBM.

"Kalau belum jelas aturannya, kita tidak bisa melarang konsumen beli premium. Kalau orang SPBU-nya disuruh melarang kan kasihan juga, takutnya nanti terjadi apa-apa," tukas Harun.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads