WIKA Siap Pasok Listrik untuk PLN

WIKA Siap Pasok Listrik untuk PLN

- detikFinance
Minggu, 13 Mar 2011 15:45 WIB
Jakarta - Perusahaan kontraktor infrastruktur PT Wijaya Karya (WIKA) merambah bisnis pembangkit listrik. Kiprah WIKA di sektor listrik melalui proyek PLTD Marine Fuel Oil (MFO) 50 MW yang berlokasi di Pasanggaran, Denpasar, Bali.

WIKA saat ini sedang mempersiapkan penjualan listrik seharga   Rp  446,14 per kWh tanpa BBM kepada PT Indonesia Power (IP) yang merpakan anak perusahaan PLN.

Pembangkit ini ditopang dari tiga mesin pembangkit tenaga Diesel terbesar di Indonesia (jenis MAN 18V 48/60) berukuran panjang 18.6 m, tinggi 6.5 m dan berat 375 ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo mengatakan sebagai kontraktor infrastruktur terbesar di Indonesia yang semakin optimis mampu menjadi One of the best
integrated EPC & Investment Company in South East
Asia, juga menyatakan siap untuk menjual listrik dalam waktu 8 tahun kedepan.

"Kami berinvestasi untuk pertama kalinya di Proyek PLTD Bali ini guna mendukung keandalan PLN maupun pemerintah dalam mensuplai listrik di wilayah Bali," kata  Bintang Perbowo melalui siaran persnya, Minggu (13/3/2011).

Dikatakannya sertifikat layak sinkron telah diperoleh dari PLN sejak Tanggal 7 Februari 2011 dan saat ini listrik sudah mulai mengalir dari pembangkit ini ke Wilayah Bali.

Sebagai kontraktor utama, perseroan menjalankan skema BOT (Build, Operate, Transfer) selama 9 tahun.  WIKA  sudah selesai membangun PLTD akhir Februari
2011 lalu dan selanjutnya akan memproduksi listrik sekaligus melakukan perawatan, dan mengoperasionalkan pembangkit bersama dengan PT Mirlindo,
perusahaan yang berkosorsium dengan WIKA dalam proyek ini.

WIKA juga menyediakan pendanaan proyek, melakukan semua pekerjaan engineering, procurement dan construction (EPC),  menyediakan LTSA (Long Term Supply Agreement) selama periode kontrak, dan mentransfer aset pembangkit ke PT Indonesia Power pada tahun ke-9 selama kontrak.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads