Butuh Listrik Banyak, PT Kereta Api Enggan Bangun Pembangkit

Butuh Listrik Banyak, PT Kereta Api Enggan Bangun Pembangkit

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 16 Mar 2011 12:31 WIB
Butuh Listrik Banyak, PT Kereta Api Enggan Bangun Pembangkit
Jakarta - PT Kereta Api (Persero) enggan membangun pembangkit listrik, meski kebutuhan energi 150 MW sangat mendesak. Pasalnya investasi yang harus dikeluarkan 'tanggung' jika dibandingkan kebutuhan daya perseroan.

Demikian disampaikan Direktur Utama KAI Ignasius Jonan dalam RDP bersama Deputi bidang Infrastruktur & Logistik Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Rabu (16/3/2011).

"Bangun pembangkit tanggung, karena biaya investasi lebih besar. Kebutuhan kita cuma 150 MW," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, perseroan tetap berharap mendapat tambahan listrik dari PLN. PTKA pun menggaransi, perseroan akan membayar tagihan tepat waktu.

"Kami sudah 10 tahun, bayar tepat waktu. Kami akan minta ke PLN," ungkapnya.

Tambahan listrik 150 MW, sebagai antisipasi peningkatan penumpang kereta api listik PTKA, dari saat ini 600 ribu orang per hari menjadi 2,3 juta orang per hari di 2013.

Sementara itu, untuk pengakutan batu bara milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan terus berjalan. Kapasitas angkut akan naik menjadi 22,7 juta ton per tahun. "Ini kontrak dengan PTBA, kita sudah lakukan," tambahnya.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads