"Untuk tahun 2011 sampai 2015, Pertamina merencanakan investasi sebesar Rp 265 triliun," ujar Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan pada rapat dengar pendapat yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (16/3/2011).
Selain itu, untuk meningkatkan profitabilitas di sektor hilir, Pertamina juga merencanakan upgrade pada kilangnya dengan porsi sebesar 18%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membantu peningkatan produksi dan cadangan, Karen menyampaikan bahwa akuisisi merupakan opsi yang terbaik untuk meningkatkan produksi dan cadangan. Ditambahkan Karen, Pertamina juga merencanakan investasi pada Production Assets (70% biaya akuisisi), Undeveloped and Near Production Assets (20% biaya akuisisi), serta Exploration Assets (10% biaya produksi).
(nrs/qom)











































