Selain itu, menurut Hidayat, jika pemerintah mengabulkan permintaan Jepang untuk menambah pasokan migas ke negara "Matahari Terbit' tersebut, maka dampak politisnya akan sangat besar di dalam negeri. Karena industri masih sangat kekurangan pasokan gas.
"Saya kira nggak mungkin karena kebutuhan dalam negeri kita begitu besar, namun akan sangat berdampak politik kalau kekurangan itu kita biarkan terus," ujar Hidayat saat ditemui di Kantor Pajak Pusat, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (18/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Makiko Kikuta mengatakan gempa dan tsunami yang melanda Jepang sepekan lalu telah menyebabkan kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima. Akibatnya, Jepang kekurangan pasokan listrik dengan jumlah setara daya untuk menyalakan Jawa.
Untuk menyiasati kekurangan pasokan itu, kini Jepang melakukan penghematan listrik secara berencana di seluruh negeri.
Karena itu, dia mengutarakan permintaan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa untuk menambah pasokan LNG dari Indonesia untuk mengatasi krisis listrik di sana.
(nia/dnl)











































