Enggan Kembangkan Nuklir, PLN Pilih Energi Alternatif

Enggan Kembangkan Nuklir, PLN Pilih Energi Alternatif

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Sabtu, 19 Mar 2011 15:37 WIB
Garut - Mengingat maraknya perdebatan yang muncul di beberapa kalangan akibat meledaknya reaktor nuklir PLTN Fukushima pasca gempa dan tsunami yang melanda Jepang dua minggu lalu, nasib wacana pengembangan PLTN untuk Indonesia pun mulai hangat dibicarakan.

PT PLN (persero), selaku perusahaan listrik milik negara sampai saat ini tidak ambil pusing mengenai perdebatan tersebut. Demi memenuhi kebutuhan energi untuk operasional pembangkitnya, PLN lebih memilih kembangkan energi alternatif.

"Daripada nuklir, lebih baik PLN mengembangkan energi alternatif lain yang sudah ada di depan mata," ujar Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin ketika berbincang dengan wartawan di Kampung Sumber Alam, Garut, Jawa Barat (19/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Murtaqi mengatakan, saat ini di Indonesia sendiri masih banyak potensi sumber energi yang bisa dioptimalkan terlebih dahulu. Misalnya, menggunakan energi panas bumi (geothermal), tenaga angin, tenaga air, dan juga tenaga surya.

"Selain panas bumi untuk PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, PLN juga akan mengembangkan air (PLTA), angin (PLTB) dan matahari (PLTS)," jelasnya.

Hal ini juga senada dengan pernyataan dari Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Luluk Sumiyarso yang beberapa hari sebelumnya mengatakan, bahwa memang lebih baik Indonesia concern ke energi panas bumi, tenaga air, bahan bakar nabati, dan sebagainya yang sudah ada di depan mata untuk dikembangkan.

(nrs/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads