PT PLN (persero), selaku perusahaan listrik milik negara sampai saat ini tidak ambil pusing mengenai perdebatan tersebut. Demi memenuhi kebutuhan energi untuk operasional pembangkitnya, PLN lebih memilih kembangkan energi alternatif.
"Daripada nuklir, lebih baik PLN mengembangkan energi alternatif lain yang sudah ada di depan mata," ujar Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin ketika berbincang dengan wartawan di Kampung Sumber Alam, Garut, Jawa Barat (19/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain panas bumi untuk PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, PLN juga akan mengembangkan air (PLTA), angin (PLTB) dan matahari (PLTS)," jelasnya.
Hal ini juga senada dengan pernyataan dari Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Luluk Sumiyarso yang beberapa hari sebelumnya mengatakan, bahwa memang lebih baik Indonesia concern ke energi panas bumi, tenaga air, bahan bakar nabati, dan sebagainya yang sudah ada di depan mata untuk dikembangkan.
(nrs/ang)











































