Pertamina EP Raup 2.686 Barel Minyak dari 4 Sumur Baru di Jawa

Pertamina EP Raup 2.686 Barel Minyak dari 4 Sumur Baru di Jawa

- detikFinance
Selasa, 22 Mar 2011 07:37 WIB
Pertamina EP Raup 2.686 Barel Minyak dari 4 Sumur Baru di Jawa
Jakarta - PT Pertamina EP Region Jawa mencapai produksi 2686 barel per hari setelah melakukan pengeboran 4 sumur minyak di Jawa. Perolehan tersebut berartii 313% dari target yang ditetapkan BP Migas (Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas).

Demikian disampaikan oleh PJ Direktur Operasi Pertamina EP, Tony Harisman dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

"Target keseluruhan yang ditetapkan BP Migas untuk keempat sumur tersebut adalah sebesar 650 barel per hari. Dari hasil pengujian pada keempat sumur tersebut menunjukkan produksi minyak hingga 2686 barel per hari, dimana ternyata memiliki selisih 2036 barel per hari lebih besar dari target," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tony menjelaskan, keempat sumur eksploitasi tersebut masing-masingnya adalah sumur SMG P11 di Semanggi (Jawa Tengah), sumur CLU 09 di Cimalaya Utara, Karawang (Jawa Barat), sumur RDG 50 di Majalengka (Jawa Barat), dan sumur CMB 22 Cemara Barat di Indramayu (Jawa Bara).

Ditambahkannya, saat ini Pertamina EP Region Jawa juga masih melaksaakan proses penyelesaian pemboran eksploitasi pada sumur SMG P9 dan P10 di Jawa Tengah dan sumur AJW-PO2 di Arjawinangun (Cirebon, Jawa Barat).

"Kami berharap sumur-sumur eksploitasi ini dapat memberi kontribusi terhadap peningkatan produksi Migas sebagaimana hasil yang dicapai pada empat sumur sebelumnya," ungkapnya.

Diakuinya, Pertamina EP selama ini bertanggung jawab untuk mengelola lapangan yang sekitar 80% sudah tergolong tua dengan angka penuruna produksi alamiah rata-rata hingga 18%. Untuk menjaga produksi stabil, Pertamina EP harus melakukan upaya peningkatan produksi sekitar 30%.

"Dari situ (angka 30%), 18 persennya dapat menutup angka penurunan produksi alamiah dan sisanya adalah untuk mewujudkan pertumbuhan produksi," tambah Tony.

Tony menambahkan, pihak Pertamina EP tetap optimis untuk bisa mewujudkan harapan dengan terus menggiarkan kegiata eksploitasi dan reaktivasi lapanga-lapangan yang dulunya ditinggalkan karena sudah dinilai tidak ekonomis.

(nrs/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads