Pertamax Lebih Mahal dari BBM Asing Karena Biaya Impor Tinggi

Pertamax Lebih Mahal dari BBM Asing Karena Biaya Impor Tinggi

- detikFinance
Senin, 28 Mar 2011 13:54 WIB
Pertamax Lebih Mahal dari BBM Asing Karena Biaya Impor Tinggi
Jakarta - Harga pertamax saat ini menyentuh Rp 8.700/liter, lebih mahal jika dibandingkan dengan bensin Shell yang Rp 8.500/liter. Pertamina menyatakan pertamax lebih mahal karena biaya impor tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011).

"Harus dilihat juga kita ada cost import-nya itu yang mahal. Kalau mereka (SPBU asing) mungkin dari refinery (kilang) sendiri, jadi beda. Kita kan tidak cukup pertamax di refinery kita," tutur Karen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Karen juga mengatakan, Pertamina minta pertamax dibebaskan dari biaya pajak sehingga harganya bisa bersaing. Padahal bensin yang dijual SPBU asing juga dikenakan pajak, namun harganya tetap bisa lebih murah dari pertamax.

"Saya juga minta ke Menkeu agar pengguna pertamax tidak lari ke premium itu dihapuskan pajaknya. Jadi dikasih insentif lah, pajak dua-duanya," jelas Karen.

Selain itu, soal krisis di Timur Tengah yang bakal mengganggu stok impor minyak Pertamina, Karena mengatakan pihaknya akan terus menjaga stok bensin cukup untuk 22 hari ke depan.

"Tapi tentunya kami minta ke pemerintah untuk dibantu juga karena ini mengganggu cashflow Pertamina dengan harga (minyak) seperti ini," tukas Karen.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads