Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan kepada detikFinance, Selasa (29/3/2011).
"Saya berharap polisi Riau bisa segera menangkap penggergaji tower listrik tegangan tinggi di sana. Tentu tidak sulit menangkapnya karena besi-besi tower yang digergaji dan dicuri itu pasti dijual ke penadah besi tua," tutur Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tower nomor 8 saja ada 16 besi diagonal dan 48 besi members, total 64 batang yang digergaji. Tower nomor 9 ada 8 besi diagonal dan 24 besi members. Total 32 yang hilang," papar Dahlan.
Karena ulah tangan-tangan usil ini, akhirnya PLN terpaksa harus membangun tower emergency, karena penggantinya baru selesai dibangun 5 April 2011 nanti.
"Gara-gara besi-besinya dicuri tersebut, dua tower tegangan tinggi roboh kena angin kencang, dan Riau mengalami pemadaman berat," tukas Dahlan.
Seperti diketahui, kemarin (28/3/2011), dua tower jalur interkoneksitas milik PLN di Kota Duri, Bengkalis, Riau ambruk karena dua tower itu dipotong oleh orang tidak dikenal.
Ambruknya dua tower ini mengganggu suplai listrik sebesar 50 megawatt (MW) terutama di wilayah Kota Duri KM 14, Kabupaten Bengkalis, Riau.
(dnl/hen)











































