Hal ini diutarakanΒ Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Salehdalam siaran pers yang dikutip detikFinance dalam situs resmi Kementerian ESDM, Jakarta (2/4/2011).
"Yang jelas, gas itu buat domestik. Kelebihannya, berdasarkan rekomendasi dari BP Migas (Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas), apakah itu diperlukan oleh Jepang atau apapun itu, maka akan dialokasikan," kata Darwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, katanya pemerintah mengambil sikap untuk terus mempertimbangkan atas permintaan pasokan energi bagi negeri Sakura tersebut.
"Kalau ada permintaan, kita akan laporkan ke Menko (Perekonomian Hatta Rajasa). Ini Pak, rekomendasi dari BP Migas dan Ditjen Migas situasinya seperti ini, baru kita ambil langkah," lanjut Darwin.
"Jepang itu adalah salah satu dari beberapa negara sahabat kita yang sejak lama saling bahu membahu, jadi kita harus mempunyai empati terhadap apa yang saat ini menimpa sahabat kita. Jadi sedapat mungkin kita akan membantu," tegas Darwin.
(nrs/ang)











































