RI Tambah Impor BBM Pasca Terbakarnya Tangki Kilang Cilacap

RI Tambah Impor BBM Pasca Terbakarnya Tangki Kilang Cilacap

- detikFinance
Minggu, 03 Apr 2011 19:00 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menambah impor BBM untuk mengamankan pasokan pasca terbakarnya tangki di Kilang Cilacap.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Darwin Saleh Zahedy kepada detikFinance, Minggu (3/4/2011).

"Dengan terbakarnya 3 tangki komponen itu, diperkiarakan dalam 5 hari tangki-tangki itu dapat kembali normal, sehingga untuk sementara waktu kalaupun ada kekurangan (sekitar 0,7 hari stok), dapat diantisipasi dengan sedikit menambah impor, dan segera kembali ke normal," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darwin siang ini bersama jajarannya meninjau Kilang Cilacap untuk memantau keadaan tersebut.

Menurutnya, ada 3 tangki yang terbakar dan belum sepenuhnya padam sampai saat ini.

"Dari 3 tangki yang terbakar, tangki pertama sudah padam, dan tangki kedua sudah padam 90% pukul 14.30 WIB, dan tangki ketiga sudah padam 60%," ujarnya.

Darwin menjelaskan, tangki yang terbakar adalah tangki komponen, bukan tangki produk.

Di kompleks Cilacap ada 207 tangki, berbagai jenis tangki yang ada. "Jadi, dampak terbakarnya tangki tersebut tidak berpengaruh kepada proses produksi kilang Cilacap, atau relatif terbatas, hanya 3%, walaupun tidak kita harapkan," imbuh Darwin.

"Mitigasi pasokan BBM menyimpulkan bahwa pasokan BBM aman, karena per hari ini secara nasional ketahan stok adalah 22 hari," tambahnya.


(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads