Kepala Divisi Humas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Gde Pradnyana membenarkan kabar tersebut, namun belum bisa memastikan alasan kemunduran diri Budi.
"Setelah saya cek, ternyata betul," ujar Gde Pradnyana kepada detikFinance, Selasa (5/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pertama kali dalam sejarah BP Migas seorang deputi mengundurkan diri," ujar salah seorang sumber.
Produksi minyak Indonesia sampai dengan Maret masih jauh dari target 970 ribu barel per hari (bph). Karena alasan cuaca buruk, produksi minyak baru capai 91% atau 882,7 ribu bph.
(dnl/qom)











































