13.166 Jaringan Gas Kota Rampung Dibangun

13.166 Jaringan Gas Kota Rampung Dibangun

- detikFinance
Rabu, 06 Apr 2011 11:27 WIB
13.166 Jaringan Gas Kota Rampung Dibangun
Jakarta - Kementerian ESDM meresmikan 13.166 jaringan gas rumah tangga yang telah selesai dibangun tahun lalu. Jaringan gas ini dibangun di Tarakan, Bekasi, Depok, dan Sidoarjo.

"Jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dibangun tahun 2010 di Kota Tarakan, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kabupaten Sidoarjo," kata Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno acara peresmian pemanfaatan jaringan gas rumah tanggaΒ  2010 dan penandatanganan nota kesepahaman alokasi pasokan gas bumi untuk rumah tangga tahun 2011 yang diadakan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (6/4/2011).

Waryono secara rinci menyampaikan untuk kota Tarakan, jaringan gas dibangun di Kelurahan Karang Balik dan Sebengkok, dengan jumlah sambungan rumah yang siap dialirkan gas mencapai 3.366 sambungan. Kemudian, kota Bekasi dibangun di Perumnas Bojong Rawalumbu dengan jumlah sambungan rumah mencapai 1.800 sambungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kota Depok dibangun di Kelurahan Beji dan Beji Timur dengan jumlah Sambungan Rumah mencapai 4.000 sambungan, sementara untuk Kabupaten Sidoarjo, dibangun di Desa Ngingas dan Desa Wedoro, dengan jumlah sambungan rumah mencapai 4.000 sambungan," tutur Waryono.

"Total sambungan mencapai 13.166 sambungan," ungkapnya.

"Pasokan gas untuk kota Tarakan berasal dari PT Medco E&P Indonesia, kota Bekasi, dan kota Depok dipasok dari PT Pertamina EP, sedangkan kabupaten Sidoarjo dipasok olej Lapindo Brantas, Inc," katanya.

Kemudian pengelolaan jaringan gas tersebut selanjutnya dilaksanakan oleh Perusda Kota Tarakan (untuk Tarakan), PT Sinergi Patriot Bekasi (untuk Bekasi), PT Jabar Energi (untuk Depok), serta PT Petrogas Jatim Utama (untuk Sidoarjo, di mana pengelola tersebut merupakan pemenang dari pelelangan umum.

"Untuk tahun 2011, akan ditandatangani nota kesepahaman alokasi gas bumi untuk rumah tangga Bontang, Sengkang, serta rusun Jabodetabek serta Rusun Jabodetabek, Bekasi tahap II dan Sidoardjo tahap II, sebanyak 25.000 sambungan rumah. yang masing-masing dipasok oleh Total E&P Indonesie, Energy Equity Epic, serta PGN," lanjutnya.

Dijelaskan olehnya, untuk Kota Bontang, akan dibangun di Kelurahan Gunung Elai, Api-api sebanyak 4.000 sambungan rumah. Sementara untuk Kota Sengkang, dibangun di Kelurahan Lapongkoda, Siengkang, Madukeleng, Bulu Pabulu, Atakae, dan Lempa sebanyak 4.000 sambungan rumah.

"Sedangkan untuk Rusun Jabotabek, akan dibangun di 24 rusun dengan jumlah sambungan rumah sebanyak 11.000. Di Kota Bekasi tahap II, dibangun di Perumnas Bojong Rawalumbu sebanyak 2.200 sambungan rumah dan Sidoardjo tahap II di Tambasawah, Medaeng sebanyak 5.000 sambungan rumah," lanjut Waryono.

Seperti diketahui, pelaksanaan program pembangunan pemanfaatan jaringan distribusi gas untuk rumah tangga ini merupakan rencana pemerintah dalan rangka mendiversifikasi energi (mengurangi pemakaian minyak tanah).

Selain itu, program pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga ini dibangun di kota-kota atau daerah yang dekat dengan sumber gas bumi dan memiliki jaringan transmisi gas bumi.


(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads