Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Deddy Priatna di acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2011 di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (12/4/2011).
"Kebanyakan itu yang mangkrak adalah tol dan listrik swasta," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah proyek yang mangkrak tersebut, lanjut Deddy, sekitar 15 proyek. "Ada 15-an itu untuk listrik saja, ada proyek PLTU Poso, PLTU Celukan Bawang di Bali," ungkapnya.
Deddy mengatakan banyak alasan yang menjadi penyebab proyek-proyek listrik swasta ini dibiarkan begitu saja.
"Alasannya batubara, harga ekspor naik, besi naik, harga transportasi naik, mereka minta eskalasi," pungkasnya.
(nia/dnl)











































