Demikian disampaikan Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan ketika ditemui di acara Indonesia International Infrastructure 2011 Conferenca and Exhibition, JCC Senayan, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
"Tanggal 29 April itu penutupan tendernya. Investornya ada tujuh yang berasal dari Jepang, Korea, dan China," kata Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun proyek PLTU Jateng ini memiliki kapasitas 2x1.000 MW dengan kebutuhan dana sebesar Rp 30 triliun. Hal ini pun tidak boleh ada penundaan lagi, karena sebelumnya sudah beberapa kali mengalami penundaan yang salah satunya karena Tsunami yang melanda Jepang beberapa waktu lalu.
"Yang perlu ditegaskan, lelang tersebut tidak akan ditunda, lelang akan ditunda karena tsunami di Jepang dan keinginan melakukan penundaan. Karena ini berkali-kali ditunda kita tegaskan penutupan tender ini tidak akan ditunda lagi," tegasnya.
"Investor juga harus sudah memasukkan harga sebelum tanggal 29 April nanti," tambahnya.
Terkait siapa yang memangkan proses tender tersebut, pihak PLN akan memberikan kesempatan bagi pemenang untuk memilih tempat yang cocok dan tidak jauh dari transmisi.
"Mereka bisa bangun di Pemalang, Kendal, atau Batang. Terserah mereka, mereka harus pilih tempat yang bagus. Misalnya dekat laut dan tidak jauh dari transmisi," ungkap Dahlan.
(nrs/dnl)











































