"Pemerintah mengajak masyarakat untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak agar lebih produktif, karena sumur-sumur yang semakin tua membuat biaya produksi minyak semakin mahal," jelas Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh kepada detikFinance, Kamis (14/4/2011).
Darwin meminta masyarakat saat ini tidak terlalu bergantung pada bahan bakar minyak (BBM). "Khususnya PLN dalam menggunakan BBM untuk listrik. Karena itu pembangunan infrastruktur gas dan batubara perlu dipercepat agar penggunaan BBM oleh listrik cepat menurun," tutur Darwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ahli permnyakan di 1996-1997 berhasil menaikkan produksi sumur-sumur tua itu dengan teknologi injeksi uap, sehingga produksi mencapai 780 ribuan barel. Kini sudah sangat menurun tinggal 360 ribuan barel," jelas Darwin.
Saat ini para ahli juga sedang berusaha dengan teknologi baru agar produksi minyak di sumur-sumur itu bisa kembali mencapai puncak di 2030.
Darwin sebelumnya mengatakan, cadangan minyak Indonesia hanya cukup untuk 23 tahun saja. Selain minyak, saat ini cadangan gas bumi Indonesia hanya bertahan untuk 63 tahun, sementara cadangan batubara untuk 77 tahun.
(dnl/qom)










































