Hatta: Pertamax Mahal, Orang Kaya Jangan Ikut-ikutan Beli Premium

Hatta: Pertamax Mahal, Orang Kaya Jangan Ikut-ikutan Beli Premium

- detikFinance
Kamis, 14 Apr 2011 18:30 WIB
Hatta: Pertamax Mahal, Orang Kaya Jangan Ikut-ikutan Beli Premium
Jakarta - Pemerintah mengimbau orang-orang kaya tak ikutan pindah menggunakan bensin premium di tengah makin tingginya harga pertamax.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, semenjak harga pertamax Cs naik akibat lonjakan harga minyak, akan terjadi perpindahan konsumsi dari pertamax ke premium dengan jumlah yang cukup signifikan.

"Memang akan terjadi (perpindahan), makanya diimbau kepada yang mampu jangan ikut-ikutan pindah (membeli premium). Kasihan kan beban pemerintah, kita cuma punya 38,5 juta KL premium," katanya seusai menutup acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2011 yang dilaksanakan di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (14/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menambahkan, meskipun tidak ada larangan atau pembatasan penggunaan premium, tapi sebaiknya masyarakat yang sudah memakai pertamax tak pindah ke premium.

"Ya memang walaupun tidak ada larangan pembatasan penggunaan premium, tapi sebaiknya diimbau kepada masyarakat yang sudah pakai pertamax yang katagorinya mampu jangan pakai premium, karena itu kan bisa dipakai untuk transportasi umum, untuk yang pakai motor, dan untuk yang belum mampu," jelas Hatta.

Seperti diketahui, rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi batal dilakukan 1 April 2011 ini. Pemerintah mengambil langkah lain, salah satunya menyebar spanduk di SPBU agar masyarakat mampu sadar tak menggunakan BBM subsidi.

Namun mengingat harga minyak sedang mahal membuat Pertamax sebagai BBM yang tidak disubsidi ikut-ikutan naik. Akibatnya, masyarakat yang terbiasa memakai pertamax harus pindah beralih mengonsumsi premium.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads