Pengunduran Diri Belum Sah, Deputi BP Migas Sudah Tak Ngantor

Pengunduran Diri Belum Sah, Deputi BP Migas Sudah Tak Ngantor

- detikFinance
Rabu, 20 Apr 2011 17:05 WIB
Pengunduran Diri Belum Sah, Deputi BP Migas Sudah Tak Ngantor
Jakarta - Pengajuan pengunduran diri Deputi Operasi BP Migas Budi Indianto belum juga disetujui oleh Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh. Namun Budi sudah tak lagi berkantor di BP Migas.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana kepada detikFinance, Rabu (20/4/2011).

"Yang diangkat dan diberhentikan Menteri (ESDM) itu Pak Budi. Kalau Pak Iwan Renaldi Soedigdo (Kepala Pengembangan Laut Dalam BP Migas) itu wewenangnya Kepala BP Migas," ujar Gde.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Gde, saat ini posisi Deputi Operasi BP Migas digilir di antara deputi-deputi yang sudah ada. "Tapi penanggungjawabnya tetap Kepala BP Migas Pak Priyono," imbuhnya.

Gde mengatakan, sampai saat ini sudah banyak sebenarnya pegawai BP Migas yang keluar. "Banyak yang keluar juga. Itu pilihan mereka. Jadi pegawai keluar masuk itu tidak aneh," jelasnya.

Sampai saat ini Budi Indianto masih tercatat dalam administrasi BP Migas, meskipun pengunduran dirinya belum disetujui Menteri ESDM.

Seperti diketahui, Kepala Pengembangan Laut Dalam BP Migas, Iwan Renaldi Soedigdo menyatakan mengundurkan diri dari BP Migas.

Sebelumnya juga diberitakan, Budi Indianto yang menjabat sebagai Deputi Operasi BP Migas mengundurkan diri di awal April ini. Budi mundur karena dirinya merasa bertanggung jawab akibat tidak tercapainya target lifting dan produksi migas Indonesia.

Mundurnya dua pejabat BP Migas yang baru saja terjadi belakangan ini dikhawatirkan bakal mengganggu usaha pemerintah meningkatkan produksi minyak. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan BP Migas harus bisa menyelesaikan masalah tersebut.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads