Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PGN M. Wahid Sutopo kepada detikFinance, Sabtu (23/4/2011).
"Saat ini kondisi pipa kami di Serpong baik-baik saja. Untuk ke depan kami akan meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan untuk pengamanan pipa gas kami agar kejadian kemarin tak berulang," tutur Wahid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mestinya aliran gas kami ke 3 pelanggan dari pipa tersebut sudah beroperasi normal. Tapi saya belum cek kembali perkembangannya sekarang," kata Wahid.
Seperti diketahui, aliran gas PGN ke sejumlah pelanggan di Gading Serpong sempat ditutup karena ditemukannya bom di dekat pipa jaringan.
PT SK Keris, Summarecon Serpong, dan Universitas Multimedia Nusantara adalah termasuk pelanggan yang sempat tidak mendapat pasokan gas dari PGN akibat ancaman bom tersebut.
Wahid menjelaskan, pipa gas PGN tersebut sebenarnya telah ditanam di bawah tanah. Namun untuk mengingatkan warga, di atas pipa gas diberikan marka untuk menghindari bahaya ledakan.
(dnl/dnl)











































