Ratusan Petugas SPBU Dilatih 'Bujuk' Konsumen Beli Pertamax

Ratusan Petugas SPBU Dilatih 'Bujuk' Konsumen Beli Pertamax

- detikFinance
Senin, 25 Apr 2011 10:17 WIB
Ratusan Petugas SPBU Dilatih Bujuk Konsumen Beli Pertamax
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengadakan pelatihan kepada para petugas SPBU di wilayah Jakarta. Pelatihan dilakukan untuk mengarahkan masyarakat mampu untuk tak membeli BBM subsidi.

Pelatihan dilaksanakan di Hotel Oasis Amir, Jakarta, Senin (25/4/2011). Ini dihadiri oleh perwakilan SPBU-SPBU di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Acara dihadiri oleh Dirjen Migas Evita Legowo dan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo.

Berdasarkan pantauan detikFinance, para peserta pelatihan dihadiri hampir mencapai ratusan peserta di mana tiap-tiap pesertanya mendapatkan bahan-bahan pelatihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Badiklat ESDM selaku pelaksana pelatihan ini menyampaikan pelatihan tersebut diarahkan bagi supervisor-supervisor di SPBU yang nantinya supervisor tersebut memberikan pengarahan dan penyuluhan bagi operator-operator.

Berdasarkan penyampaian Bambang Sugito selaku perwakilan dari Badiklat KESDM, pelatihan ini akan dilaksanakan bagi 631 supervisor dari 631 SPBU yang tersebar di Jakarta.

"Dari total Supervisor yang ada sebanyak 2.524 orang, nantinya ini akan dilaksanakan secara bertahap. Adapun pelatihan ini akan dilaksanakan dari 25 April hingga 2 Mei," katanya.

Kemudian, dilanjutkan olehnya pelatihan yang dilakukan berupa pengarahan pelaksanaa pelatihan tenaga penyuluh lapangan pengaturan BBM bersubsidi bagi supervisor, melaksanakan kebijakan pengaturan BBM bersubsidi, menjalankan teknik persuasif kepada konsumen, implementasi komunikasi dengan konsumen, hingga pengetahuan teknis terhadap produk.

Secara keseluruhan, pemerintah berencana laksanakan pelatihan ini untuk sebanyak 22 angkatan masing-masing sekitar 100 peserta yang terdiri dari supervisor SPBU dan aparatur pemerintah daerah dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sumatera.


(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads