Hal ini disampaikan oleh Priyono di acara Pembukaan CSR Migas di Balai Kartini, Jakarta, Senin (2/5/2011)
"Lifting (produksi) sekarang baru sampai 916.000 barel per hari, berat banget (untuk sampai 970.000), mengingat situasi sekarang April-Mei," kata Priyono
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyono menambahkan penggantian operator di West Madura tidak bisa langsung menambah produksi minyak nasional karena terkait proses waktu waktu untuk pengadaan.
"West Madura, tambahan paling 14.000 barel di akhir tahun," katanya.
Seperti diketahui, pada APBN 2011 pemerintah merencanakan kejar target produksi minyak sebesar 970 ribu barel per hari.
Namun dengan alasan unplanned shutdown, peralatan tua, ditambah cuaca yang tidak menentu, target pencapaian saat iniΒ masih jauh dari harapan yang diinginkan.
(nrs/hen)











































