Konsumsi BBM Subsidi Bisa 'Bobol' Sampai 42 Juta Kiloliter

Konsumsi BBM Subsidi Bisa 'Bobol' Sampai 42 Juta Kiloliter

- detikFinance
Rabu, 04 Mei 2011 11:18 WIB
Konsumsi BBM Subsidi Bisa Bobol Sampai 42 Juta Kiloliter
Jakarta - Mahalnya harga bensin pertamax yang saat ini menyentuh Rp 9.050 per liter jadi alasan konsumen balik ke premium. Konsumsi BBM subsidi pun diprediksi menyentuh 42 juta kiloliter (KL).

Jika ini terjadi, maka berarti konsumsi BBM subsidi di 2011 melebihi kuota yang ditetapkan dalam APBN 2011 sebesar 38,5 juta KL. Harus ada upaya riil dari pemerintah untuk menahannya.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Adi Subagyo mengatakan, pada Agustus 2011 nanti, pihaknya akan membicarakan apakah laju konsumsi BBM bersubsidi ini bisa dibendung atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi jelas lebih (kuota). Prediksi kita sekitar 40-42 juta KL, bahkan mungkin bisa lebih dari itu. Dulu asumsi awal 38,5 juta KL itu kan ada upaya pengaturan. Tapi ini kan pengaturan tak jadi," tutur Adi saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (4/5/2011).

BPH Migas menginginkan bahan bakar subsidi dialihkan dari premium ke gas. Namun Adi mengatakan, infrastrukturnya belum tersedia dengan baik untuk bahan bakar gas (BBG).

Selain itu, Adi mengatakan konsumsi pertamax di April lalu dikabarkan turun 12% karena harganya yang melambung tinggi akibat kenaikan harga minyak dunia.

"Tapi ini belum pasti, saya belum ada datanya," tukas Adi.


(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads