Mantan Presiden Greenpeace Patrick Moore mengatakan, jangan disamakan bahaya senjata nuklir dengan energi nuklir. Pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) tidak dimaksudkan untuk membunuh masyarakat.
"Kita menganggap sama energi nuklir dan senjata nuklir. Kita tidak dapat menaruh PLTN untuk membunuh orang," jelas Patrick dalam Seminar Internasional Energi Berkelanjutan untuk Pembagunan Nasional di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (9/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"manusia yang cacat dan bayi yang lahir cacat tidak ada nuklir pun dapat terjadi," jelasnya.
Lebih lanjut Patrick menambahkan, energi yang dianggap berbahaya bukan berarti tidak dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Setiap energi dapat digunakan untuk hal baik dan hal buruk.
"Api adalah energi yang berbahaya, tapi kita tetap menggunakannya untuk memasak dan lain-lain," katanya.
Dengan begitu, menurut Patrick, energi nuklir harus dimanfaatkan untuk menggantikan energi-energi lain. "Energi nuklir harus dimanfaatkan karena sangat bersih dan aman," pungkasnya.
(ade/dnl)











































