Menteri ESDM: Soal Produksi Minyak, Itu Tanggung Jawab BP Migas

Menteri ESDM: Soal Produksi Minyak, Itu Tanggung Jawab BP Migas

- detikFinance
Rabu, 11 Mei 2011 16:43 WIB
Menteri ESDM: Soal Produksi Minyak, Itu Tanggung Jawab BP Migas
Jakarta - Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh menyampaikan melorotnya realisasi produksi minyak nasional yang tak kunjung mencapai target 970 ribu barel per hari (bph), jadi tanggung jawab BP Migas.

Hal tersebut diutarakan Darwin ketike ditemui wartawan di Kantor Badiklat Kementerian ESDM, Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/5/2011).

"Tolong ditanyakan terlebih dahulu kepada BP Migas, karena berdasarkan UU, lifting (produksi) minyak itu adalah tanggung jawab utama BP Migas," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, kata Darwin, Kementerian ESDM dan pemerintah juga terus menggunakan usulan yang diutamakan oleh pihak BP Migas terkait produksi minyak tersebut.

"Tapi, yang jelas Kementerian ESDM juga sudah membentuk tim percepatan peningkatan produksi migas yang beranggotakan dari berbagai pihak yang termasuk pula dari BP Migas," tambahnya.

Dirinya juga mengakui, meski sampai saat ini target produsi belum tercapai sampai pada kuartal I-2011, pihaknya sudah melakukan upaya peningkatan produksi semenjak tahun lalu.

"Untuk diketahui, memang ada faktor unplanned shutdown yang saya kira ada kaitannya juga dengan cuaca dan pembekuan di pipa-pipa," lanjut Darwin.

Sampai saat ini produksi minyak nasional baru mencapai 916 bph. Angka tersebut masih memiliki selisih yang cukup jauh dari target yang ditetapkan sebesar 970 bph. Sebelumnya pun, Kepala BP Migas, R. Priyono menyatakan memang tahun ini agak berat untuk mengejar target tersebut.

Namun pihaknya juga menyampaikan bahwa sampai saat ini optimalisasi produksi dan upaya meminimalisir adanya unplanned shutdown dan gangguan cuaca yang mempengaruhi produksi maupun lifting minyak terus dilakukan.

(nrs/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads